RANCANGAN
ACAK LENGKAP TEKNIK PERTANIAN 13
Pada pertemuan kali ini membahas tentang mendapatkan
F hitung pada table, langkah pertama harus dilakukan adalah memasukkan data pada excel, dan yang perlu diingat yang mana taraf perlakuan (t) dan juga Ulangan (r)
Berikut ini adalah contoh taraf perlakuan (t) :

Dari gambar di atas bias kita melihat bahwa taraf perlakuan (t) ada 6 terdiri dari (P0 – P5).
Untuk contoh ulangan (r) bias dilihat pada gambar dibawah ini :
Bisa
kita lihat gambar yang di atas ada
4 kali ulangan.
Setelah kita mengetahui atau sudah kita tentukan berapa perlakuan (t) dan berapa
kali ulangan (r), kemudian kita tinggal memasukan datanya saja ke program excel. Dapat kita melihat pada gambar dibawah ini :
Setelah melakukan beberapa langkah,
selanjutnya baru kita menjumlahkan setiap perlakuan dari empat ulangan dengan menggunakan rumus “=SUM(B5:E5”
untuk hasil penjumlahan selanjutnya tinggal di klik bagian sudutkan bawah pada hasil penjumlahan pertama dan ditahan kemudian digeser ke bawah sampai penjumlahan
P5 supaya lebih gampang. Hasil penjumlahan dari setiap perlakuan dapat dilihat pada gambar berikut :
Setelah mendapatkan jumlah, selanjutnya yang perlu dilakukan mencari rataan pada setiap perlakuan yang terdiri dari 4 ulangan. Cara mencari rataan menggunakan rumus
excel “ =AVERAGE(B5:E5) “. Contoh gambar dapat dilihat sebagai berikut.
Langkah selanjutnya yang perlu diketahui adalah mencari nilai kuadrat jumlah ulangan dengan cara menguadratkan setiap ulangan dari sebuah perlakuan. Pada excel dapat menggunakan rumus
“ =SUM(B5^2)+(C5^2)+(D5^2)+(E5^2) “
dapat dilihat pada gambar dibawah ini :
Langkah selanjutnya adalah mencari jumlah kuadrat dengan cara menguadratkan hasil jumlah setiap perlakuan tetapi rumusnya berbeda dengan sebelumnya. Pada excel dapat kita menggunakan rumus“ =SUMSQ(F5) “ dapat kita lihat gambar dibawah ini :
Setelah jumlah kuadrat didapatkan,
maka dengan ini langkah selanjutnya adalah menentukan
faktor koreksi, faktor koreksi didapatkan setelah jumlah perlakuan
di totalkan kemudian di kudtratkan dibagi dengan setiap ulangan di kali dengan perlakuan pada exel rumusnya yaitu
“ =(F11^2)/(C14*C13) “ sehingga didapatkan faktor koreksi pada gambar dibawah ini
:
Setelah itu tentukan JK Total, JK Pengemasan, JK Galat dengan menggunakan rumus dibawah ini :
JK
total : kuadrat jumlah ulangan
– faktor koreksi
JK
Pengemasan : (kuadratdarimasing” jumlah perlakuan / 4) – faktor
koreksi
JK
Galat : JK Total – JK pengemasan
Sehingga hasil yang diperoleh sebagai berikut
Setelah semua hasil didapatkan,
maka langkah selanjutnya adalah
data – data tersebut dimasukan ke tabel analisis sidik ragam. Contoh tabel analisis sidik ragam sebagai berikut.
Dimana,
Derajat bebas (DB), jumlah Kuadrat (JK), Kuadrat Total (KT),
serta F hitung dapat dicari dengan menggunakan rumus dibawah ini.
DB
Pengemasan : Taraf perlakuan – 1
DB
Galat : Taraf perlakuan * Ulangan – DB pengemasan – 1
JK
Pengemasan : (kuadrat dari masing” jumlah perlakuan) / 4 ) – Faktor Koreksi
JK
Galat : JK Total – JK Pengemasan
KT
Pengemasan : JK Pengemasan – DB Pengemasan
KT
Galat : JK Galat – DB Galat
F
hitung : KT Pengemasan / KT Galat
Setelah didapat nilai F Hitung langkah selanjutnya buat kesimpulan
HIPOTESIS (H0 & H1).
F
Hitung> F Tabel 1% (0,01) = sanngat berpengaruh nyata
F
Tabel 5% < F Hitung <
F Tabel 1% = berpengaruh nyata
F
Hitung kurang dari F Tabel 5% = tidak berpengaruh